GROWING BUSINESS BY GROWING WITHIN

Dalam webinar ini saya ingin mengajak rekan-rekan para leaders mendengar langsung testimoni dan pengalaman dari salah satu klien saya yaitu Alliance Advisory Group International dari Singapura. Sejak 2009 saya mengenal klien ini dan telah bekerja membantu dalam mengcoaching perubahan dan pengembangan para leaders mereka di Singapura maupun ketika mereka berekspansi ke Indonesia.

Ikuti webinar ini yang akan membuka wawasan dan merupakan sharing dari tantangan bisnis serta kepemimpinan yang dialami oleh CEO AAGI, James Lim. Book waktu anda 27 Agustus 2020 pukul 20.00-21.30 di zoom. klik pendaftaran di :

https://bit.ly/GrowingWithin

Sampai bertemu di webinar !

MAKNA INTEGRITAS BAGI LEADER DI ERA VUCA DAN NEW NORMAL

Rekan2 para leaders dimanapun anda berada… Video ini adalah ekspresi dari keprihatinan mendalam saya terhadap banyaknya praktek leadership yang mengacu pada 4 kecenderungan ini:

1. Leadership ceremonial: mementingkan perayaan, peresmian, penghargaan yang pada intinya lebih menitikberatkan pada “ini lho kehebatan diri saya”.

2. Leadership pencitraan: menitikberatkan pada pembangunan “fasad” atau “citra” dirinya sebagai leader. Yang dipentingkan adalah kegiatan-kegiatan yang sifatnya hanya mendongkrak popularitas dan citra dirinya. Tujuannya satu: mengincar posisi kursi yang lebih empuk.

3. Leadership opportunistic: mementingkan aji mumpung dan celah lemahnya pengawasan serta peraturan hukum sehingga dengan mudahnya bisa memnanfaatkan kekuasaan untuk memperkaya diri dan lingkaran kroninya.

4. Leadership survival: mementingkan egonya untuk bisa tetap survive dan berada di kursinya atau bahkan kalau bisa naik keatas lagi dengan cepat. Apapun akan dilakukan untuk mencapai ambisi pribadinya.

Kita menyaksikan betapa banyak praktek leadership seperti yang saya sebutkan diatas secara tidak langsung telah ‘memiskinkan’ masyarakat dan juga mengerosi sendi-sendi kehidupan bernegara, berwirausaha, berkarya secara adil dan merata.

Sudah tiba saatnya praktek leadership harus menanamkan dan mengukur praktek INTEGRITAS agar kita bisa menyongsong masa depan yang lebih cerah dan lepas dari jerat kesulitan serta keterkungkungan inefisiensi di segala sektor usaha, pemertintahan dan tata kelola dari praktek kepemimpinan yang mengutamakan kepentingan diri sendiri dan lingkaran kroninya.

Berikut petikan sharing makna INTEGRITAS:

Integritas adalah prinsip atau pegangan esensial yang perlu dimiliki oleh seorang leader. Integritas merupakan suatu pilihan. Memilih apa yang benar dilakukan atas apa yang mudah dan membuat nyaman.

Motivasi serta pedoman untuk memilih apa yang benar terdiri dari: Kesadaran, Moral dan Etika, serta Nilai-nilai.  

Kesadaran seseorang yang masih seputar lingkaran kepentingan ego pribadinya tidak akan bisa sejalan dengan integritas. Hanya dengan kesadaran yang mengutamakan kepentingan yang lebih besar dari dirinya barulah seseorang bisa memilih apa yang benar. 

Moral dan etika merupakan kompas yang menuntun sikap dan perilaku. Dengan memiliki akar moral dan etika yang kuat maka seseorang akan termotivasi untuk memilih apa yang benar.  

Nilai-nilai yang mendukung sikap integritas adalah: keterbukaan, kepedulian, tanggung-jawab dan keberanian. Leader yang terbuka menunjukkan bahwa dirinya tidak memiliki agenda yang perlu disembunyikan. Leader yang peduli selalu mempertimbangkan efek keputusannya bagi orang lain. Leader yang bertanggungjawab bersikap mau mengakui kekeliruan tindakannya. Leader yang berani, mengambil langkah tegas walaupun ada risiko, godaan atau tekanan. 

Hambatan menjadi seorang leader yang berintegritas bukan datang dari luar namun justru dari dalam diri sendiri. Takut kehilangan jabatan dan kekuasaan. kehilangan kesempatan, dinilai tidak mampu, tidak dipercaya, tidak disukai, kehilangan kenyamanan. Rasa takut ini sering membelenggu para leader dan tidak jarang menaklukan keberanian untuk mempertahankan integritas dirinya. 

Dalam situasi lingkungan yang chaos, tidak menentu, dan cepat berubah, hanya organisasi yang adaptif dan responsif yang bisa bertahan dan tetap tumbuh. Organisasi yang didukung oleh para pimpinan yang berintegritas tinggi akan membangun kepercayaan dan komitmen dari segenap SDMnya. Dengan energi ini organisasi akan lebih cepat beradaptasi untuk survive dan tumbuh. Mari kita bangun praktek kepemimpinan yang berintegritas agar para leader sukses dalam membawa perubahan organisasi menghadapi tantangan era new normal.  

Penulis:

LEKSANA TH

Click: Like + Subscribe dan Share

Youtube Channel Leadership Greatness: